Gudang Telor Di Kediri Ludes Dilalap Si Jago Merah

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI. Naas menimpa Mukiran, gudang telor yang merupakan satu-satunya sumber penghidupannya habis terbakar. Mukiran ,warga Dusun Temboro Desa Plaosan Kecamatan Wates Kabupaten Kediri terpaksa harus berpikir ulang untuk bangkit membangun usahanya kembali, senin (28/05/2018)

Salah satu saksi terjadinya kebakaran tersebut Diko, warga Dusun Temboro Desa Plaosan, menurut sepengetahuannya, kebakaran terjadi sekitar jam 12.00 wib. Ia melihat ada api dan asa yang membumbung tinggi diatas gudang. Seketika itu juga ia berteriak untuk memberitahukan kepada warga lain, terkait penglihatannya itu.

“Saya kebetulan lewat di gudang telor itu. Saya sepintas melihat kok ada api dan asap diatas gudang, lalu saya berhenti. Saya amati lebih dekat, ternyata itu kebakaran, lalu saya memberitahukan kepada warga,” ujarnya.

Sebagaimana keterangan Danramil Wates Kapten Kav Adi, usai mendengar teriakan Diko, warga berbondong-bondong menuju gudang telor tersebut dan berupaya untuk memadamkan kobaran api yang semakin lama semakin membesar.

“Babinsa kami juga berusaha membantu warga untuk memadamkan api, sekaligus menelpon pihak pemadam kebakaran, karena kondisi apinya sudah besar, sangat beresiko tidak sesegera mungkin kita menghubungi pemadam kebakaran,” jelasnya.

Lebih lanjut, selang 1 jam kemudian petugas pemadam kebakaran sudah tiba dilokasi dan berusaha keras memadamkan api yang sudah terlanjur membesar. 2 unit kendaraan pemadam kebakaran berhasil memadamkan kebakaran, setelah selama lebih dari satu jam bertarung melawan si jago merah. 

“Kesulitan kita memadamkan api ini ,karena mayoritas gudang telor ini banyak kayu atau bambu. Tapi berkat support warga, kebakaran ini bisa kita atasi,” ujar Sobari salah satu petugas pemadam kebakaran.

Sementara itu, menurut laporan Kapten Kav Adi, pasca terjadinya kebakaran di gudang telor milik Mukiran, kerugian diperkirakan menembus angka Rp 100.000.000,-. Dugaan sementara kebakaran itu terjadi karena arus pendek aliran listrik.

“Dugaan sementara ,kebakaran ini terjadi akibat konsleting listrik, kemungkinan itu bisa dilihat dari kebakaran yang ditimbulkan dan saksi yang melhat langsung awal terjadinya kebakaran. Perkiraan, kerugian yang diderita ibu Mukiran, mencapai sekitar Rp 100.000.000,-, ini berdasarkan penjelasan ibu Mukiran sendiri,” jelasnya. (dodik suwarno)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita